JAKARTA – Gempa berkekuatan Magnitudo 5,2 mengguncang Agam, Sumatra Barat, pada Minggu (22/2/2026). Gempa itu dilaporkan terjadi sekira pukul pukul 22.35 WIB.
Adapun, Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tersebut berlokasi di 75 KM dari Barat Laut Lombok Utara, dengan kedalaman berada di 25 KM. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
“#Gempa Mag:5.2, 22-Feb-26 22:35:41 WIB, Lok:0.74 LS,99.14 BT (110 km BaratDaya AGAM-SUMBAR), Kedlmn:29 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG,” tulis akun medsos X @infoBMKG.
Belum diketahui dampak dari gempa tersebut. Namun, warga Agam dan sekitarnya diminta untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
“Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis @infoBMKG.
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno (RMS), terkait kasus dugaan korupsi jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dengan PT Inti Alasindo Energi (IAE).
Pemeriksaan terhadap Rini Soemarno dilakukan pada Jumat (6/2/2026) di Gedung Merah Putih KPK. Dalam perkara ini, Rini diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik mendalami sejumlah hal, salah satunya terkait kebijakan holdingisasi BUMN sektor minyak dan gas bumi.
“Saksi RMS dimintai keterangan terkait holdingisasi BUMN minyak dan gas dalam kapasitasnya sebagai Menteri BUMN,” kata Budi, Sabtu (7/2/2026).
Sebelumnya, KPK telah menahan Komisaris Utama PT Inti Alasindo Energi (IAE), Arso Sadewo (AS), setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas tersebut.
Arso Sadewo ditetapkan sebagai tersangka usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK. Setelah pemeriksaan, ia terlihat mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK dengan tangan diborgol.
“KPK selanjutnya melakukan penahanan untuk 20 hari pertama, terhitung sejak 21 Oktober sampai dengan 9 November 2025. Penahanan dilakukan di Rutan Cabang KPK,” ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam konferensi pers penahanan, Selasa (21/10/2025).
Sebelum menahan Arso Sadewo, KPK juga telah lebih dulu menahan tiga tersangka lainnya, yakni Iswan Ibrahim selaku Komisaris PT IAE periode 2006–2023, Danny Praditya selaku Direktur Komersial PT PGN periode 2016–2019, serta Hendi Prio Santoso selaku mantan Direktur Utama PT PGN.
Atas perbuatannya, Arso Sadewo disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
KPK menyatakan masih terus mendalami perkara tersebut, termasuk menelusuri peran pihak-pihak lain yang diduga terkait dalam kasus jual beli gas tersebut.
KISAHFung Permadi, legenda bulu tangkis Indonesia yang membela Taiwan dan runner-upBWF World Championships 1999 akan diulas Okezone. Fung Permadi sempat membela Indonesia pada 1980-an hingga 1990-an awal.
Prestasi Fung Permadi selama membela Indonesia adalah finis ketiga di Kejuaraan Asia 1992, atau ketika usianya berusia 25 tahun. Di ajang IBF World Grand Prix yang sekarang bernama BWF World Tour, Fung Permadi mencatatkan beberapa gelar seperti German Open 1990, Canada Open 1990, US Open 1990, dan Swiss Open 1993.
1. Pindah ke Taiwan pada 1994
Meski memiliki sederet prestasi di atas, Fung Permadi merasa kariernya tidak akan berkembang jika terus bertahan di Indonesia. Sebab, di masanya, Indonesia memiliki sederet pebulu tangkis berkualitas di nomor tunggal putra. Beberapa di antaranya Ardy B Wiranata, Hariyanto Arbi hingga peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992, Alan Budi Kusuma.
Fung Permadi pun memilih pindah ke Australia pada 1993. Namun, di sana Fung Permadi kesulitan karena harus mencari sponsor sendiri. Sampai akhirnya pada 1994, Fung Permadi pindah ke Taiwan.
2. Bersinar Bersama Taiwan
Bersama Taiwan, karier bulu tangkis Fung Permadi malah meningkat. Ia memenangkan beberapa gelar bergengsi seperti China Open 1996, Hong Kong Open 1996, World Grand Prix Finals 1996, Korea Open 1999, Chinese Taipen Open 1999 dan Swiss Open 1999.
Tahun 1999 bisa dibilang tahun keemasan Fung Permadi. Di tahun tersebut, Fung Permadi finis runner-up di BWF World Championships 1999 yang menjadi pencapaian prestasi terbaiknya sebagai pebulu tangkis. Saat itu di partai final, Fung Permadi kalah 5-16 dan 13-15 dari jagoan China, Sun Ju.
“Saya ke Taiwan tahun 1994 dan 11 tahun tinggal di sana,” kata Fung Permadi di GOR Kudus pada 2019.
3. Balik ke Indonesia
Moh Zaki Ubaidillah, salah satu pemain yang diorbitkan Fung Permadi. (Foto: NOC Indonesia/Naif Muhammad)
Medio 2006, Fung Permadi pulang ke Tanah Air. Ia diajak kembali ke PB Djarum, klub yang membinanya sebagai pebulu tangkis tangguh sewaktu kecil.
Hingga sekarang, Fung Permadi masih melatih di PB Djarum. Sederet pebulu tangkis nomor tunggal putra hadir berkat tangan dingin Fung Permadi seperti Dionysius Hayom Rumbaka, Shesar Hiren Rhustavito dan yang terbaru Moh. Zaki Ubaidillah.
JAKARTA – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bersama Pemangku Kepentingan Siapkan Layanan Optimal Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026
Memasuki periode libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, PT Angkasa Pura Indonesia, yang kini dikenal dengan nama InJourney Airports, bekerja sama dengan seluruh pihak terkait, berkomitmen untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan udara bagi masyarakat. Kerjasama ini diharapkan mampu memberikan layanan terbaik di tengah lonjakan penumpang selama peak season Nataru (Natal dan Tahun Baru).
Menurut Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, salah satu fokus utama pada periode libur akhir tahun ini adalah mengantisipasi peningkatan permintaan penerbangan, yang biasanya mengalami lonjakan signifikan. Oleh karena itu, pihaknya berkolaborasi intensif dengan berbagai stakeholders, terutama maskapai penerbangan dan AirNav Indonesia, guna memastikan ketersediaan layanan penerbangan yang memadai.
“Selama periode puncak musim liburan ini, kami berupaya untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan penerbangan reguler, tetapi juga menyediakan penerbangan tambahan (extra flight) guna mengakomodir jumlah penumpang yang meningkat. Kami bekerja sama dengan maskapai dan AirNav Indonesia untuk memastikan bahwa pelayanan ini dapat berjalan lancar,” ungkap Mohammad R. Pahlevi dalam pernyataan resmi pada Selasa, 16 Desember 2025.
Pengaturan Slot Waktu untuk Penerbangan Tambahan
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, InJourney Airports telah menyiapkan berbagai langkah konkret untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan tambahan. Salah satunya adalah memastikan ketersediaan slot time—waktu untuk keberangkatan dan kedatangan pesawat—di setiap bandara yang dikelola, guna memfasilitasi ekstra penerbangan yang diajukan oleh maskapai. Pihak regulator juga sudah memberikan persetujuan untuk penerbangan tambahan ini.
Hingga 15 Desember 2025, InJourney Airports telah menerima sebanyak 558 permohonan penerbangan tambahan dari berbagai maskapai, yang direncanakan akan dioperasikan selama periode 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Jumlah penerbangan tambahan ini diperkirakan masih dapat bertambah seiring dengan permintaan dari maskapai.
“Penting untuk diketahui bahwa meskipun kami telah menyiapkan slot time yang cukup, operasional penerbangan tambahan ini tetap bergantung pada keputusan dari maskapai masing-masing,” jelas Mohammad R. Pahlevi.
Untuk memaksimalkan kelancaran operasi, InJourney Airports juga memastikan bahwa bandara-bandara yang berada di bawah pengelolaannya siap beroperasi selama 24 jam penuh, menyesuaikan kebutuhan dari maskapai penerbangan. Dengan adanya sistem kerja fleksibel ini, diharapkan proses penerbangan dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
5 Bandara dengan Penerbangan Tambahan Terbanyak
Dalam periode libur Nataru 2025/2026, sejumlah bandara mencatatkan permintaan penerbangan tambahan yang signifikan. Beberapa di antaranya adalah Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, yang mencatatkan sebanyak 211 extra flight. Berikut adalah lima bandara dengan jumlah penerbangan tambahan terbanyak selama periode ini:
Bandara Soekarno-Hatta Tangerang: 211 extra flight
Bandara Internasional Yogyakarta: 37 extra flight
Bandara Radin Inten II Lampung: 30 extra flight
Bandara Zainuddin Abdul Madjid Lombok: 7 extra flight
Bandara Ahmad Yani Semarang: 6 extra flight
Keberhasilan dalam mengakomodasi permintaan ini tentu tak lepas dari kesiapan fasilitas dan personel yang disiapkan oleh InJourney Airports.
Kesiapan Sumber Daya Manusia dan Fasilitas Bandara
Wakil Direktur Utama InJourney Airports, Achmad Syahir, menegaskan pentingnya kesiapan seluruh fasilitas dan sumber daya manusia untuk memastikan kelancaran operasional selama periode liburan. Pihaknya telah menyiapkan sekitar 16.000 personel yang tersebar di 37 bandara yang dikelola oleh InJourney Airports. Tugas mereka antara lain mencakup pengelolaan keselamatan penerbangan, layanan pelanggan, pemeliharaan fasilitas, hingga pengamanan bandara.
“Selain menyiapkan tenaga kerja yang terlatih, kami juga menempatkan personel di setiap titik layanan penumpang, mulai dari fasilitas boarding hingga area check-in dan keamanan. Kami ingin memastikan bahwa setiap penumpang mendapatkan pelayanan yang memadai di setiap tahapan perjalanan,” ujar Achmad Syahir.
Lebih lanjut, Achmad Syahir menyebutkan bahwa aspek keamanan di bandara juga mendapat perhatian serius, dengan dukungan penuh dari aparat TNI dan Polri. Hal ini bertujuan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan penumpang, baik di darat maupun di udara.
Imbauan kepada Calon Penumpang
Menghadapi lonjakan penumpang pada periode libur akhir tahun, InJourney Airports mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk datang lebih awal ke bandara, guna memberikan waktu yang cukup untuk memproses berbagai persiapan keberangkatan. Hal ini sangat penting untuk menghindari potensi keterlambatan dan memastikan kelancaran perjalanan.
“Keamanan, kenyamanan, dan keselamatan menjadi prioritas utama kami. Dengan koordinasi yang baik antara semua pihak yang terlibat, kami berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan udara yang lancar dan menyenangkan bagi seluruh penumpang,” tutup Achmad Syahir.
Dengan berbagai langkah persiapan dan koordinasi yang matang, InJourney Airports siap menyambut arus libur Nataru 2025/2026 dengan optimisme tinggi, demi menciptakan pengalaman penerbangan yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pengguna jasa bandara.